Minggu, 23 Maret 2014

Ingat Kalau Kita Santri!



Ada yang terlewatkan dari hikmah kisah muharroman dan komplek meeting satu bulan yang lalu.   
Hampir setiap santri, jika ditanya apa manfaat dari komplek meeting? Ya tentu saja sebagai perekat tali silaturrahim antar santri, khususnya di wilayah Krapyak ini.  Namun ternyata, manfaat acara tersebut bukan hanya itu saja.  Hal ini seperti yang disampaikan oleh Pak As’ad Syamsul Arifin atau yang akrab dipanggil Kang As’ad, salah satu dari tiga ketua pondok pesantren Al-Munawwir, saat penutupan acara muharroman dan komplek meeting. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa acara muharroman bukan sebatas forum silaturrahim saja, tetapi juga sebagai pengingat dan penolak lupa identitas kita sebagai seorang muslim,  seorang santri.  Mungkin sebagian besar lupa akan identitasnya sebagai seorang muslim dan seorang santri, karena telah larut dalam kehidupan di luar yang berpotensi membuat kita lupa akan identitas diri kita sebenarnya. Maka dari itu, acara ini ada agar kita ingat kembali, “siapakah diri kita sebenarnya?”.  Poin lain yang disampaikan Kang As’ad adalah mengenai hijrah.  Jika dahulu Nabi Muhammad SAW berhijrah dari satu tempat ke tempat lain untuk berdakwah dan beribadah, maka hijrah kita sekarang adalah hijrah dari kebodohan menuju keilmuan, “Min adz-dzulumaati ilaa an-nuuri”, Dari kegelapan menuju cahaya yang terang. Sekian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar