"Apa itu Kompetensi??". Pertanyaan yang muncul di awal pembahasan. Istilah ini memang bukan merupakan cabang dari ilmu filsafat. Ini sering kita dengar saat kita mempelajari disiplin ilmu lainnya.
Kompetensi, dijelaskan oleh Bapak Rifa'i, memiliki dua arti, persaingan dan pertandingan. Konteks persaingan digunakan dalam kegiatan yang bersifat bisnis. Dan pertandingan, digunakan dalam berbagai macam perlombaan. Kalau dicermati, sebenarnya apa hubungan kompetensi dengan filsafat?. Disini beliau hendak menjelaskan tentang kompetensi dasar dalam mempelajari ilmu filsafat. Yaitu, mahasiswa mampu memahami filsafat umum sebagai sebuah pengantar dalam kajian. Dan indikatornya yaitu mahasiswa dapat menjelaskan pengertian, objek, cabang, filsafat dan berpikir filosofi.
Guna mempelajari lebih dalam, pak dosen mengawalinya dengan beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan filssafat.
- Bagaimana kedudukan filsafat diantara disiplin ilmu lainnya?
Diantara disiplin ilmu lainnya, filsafat menduduki kedudukan teratas, yaitu sebagai induk dari semua ilmu. Sebagaimana yang dikemukakan oleh seorang filosof, Immanuel Kant, "Filsafat yaitu pokok segala pengetahuan dan perbuatan yang mencakup empat hal, metafisika, etika dan agama". Berfilsafat yaitu berpikir. Bagaimana ilmu pengetahuan lain akan muncul tanpa adanya proses berpikir?. Ini merupakan jawaban sederhana, alasan mengapa Filsafat menjadi induk dari ilmu - ilmu lainnya.
- Apakah filsafat sesuai dengan ajaran agama Islam?
"Filsafat bagian dari syariat Islam" (Ibnu Rusyd). Mengapa demikian? berfilsafat = berpikir. Manusia merupakan makhluk yang diistimewakan dari makhluk lainnya. Keberadaan akal - lah yang membuatnya lebih unggul daripada yang lain. Apalah gunanya akal, kalau bukan untuk berpikir. Dalam Al-Qur'an, Allah berfirman :
أَتَأْمُرُوْنَ النَّاسَ بِالبِرِّ وَ أَنْتُمْ تَتَلُوْنَ الْكِتَابَ أَفَلَا تَعْقِلُوْنَ؟؟؟
Di akhir ayat, disebutkan "Tidakkah kamu berpikir?". Ayat ini secara tidak langsung mengingatkan manusia untuk berpikir. Berpikir dengan otak, bukan dengan dengkul.
Secara etimologis, istilah Filsafat merupakan gabungan dua kata yang diambil dari bahasa Yunani, Philo dan Shopia. Philo berarti cinta yang bermakna luas yaitu keinginan. Shopia yaitu hikmah (kebijaksanaan) atau kebenaran.
Amazing.....:D
BalasHapusfahma kamu keren :)